Kakek Sunyi Itu Bernama Albert

Posted Desember 14, 2009 by nuryadinm
Categories: 1356

Sisa-sisa lemak ditubuhnya yg renta cukup jelas menandakan guratan kehidupan masa lalu-nya yg sejahtera. 2 tahun yll kami mengenalnya, disaat malam Natal Desember 2007. Masih bisa kurasakan getaran bunyi ketukan pintu rumahku di malam itu saat kakek datang hendak jumpa dg 2 putriku. Kami sempat sunyi dan hampa sejenak ternganga dan kaku mendengar keinginan kakek yg disampaikan dg cara yg agak sedikit nyeleneh ini.

“Nama saya dokter Albert” begitu dia mengawali pembicaraan. Dari logatnya kami bisa pastikan asal dr kakek ini dari daerah sisi Utara pulau Sumatera. “Apa benar ini rumah dua anak perempuan yg tempo hari mengirimi kakek sukun goreng?”. Seketika mulut kami kelu, takut kalau kakek ini keracunan sukun goreng yg kami berikan minggu lalu, atau jangan2 anak keduaku Nisa yg memang agak sedikit bandel itu membuat ulah. Dg agak ragu aku jawab “iya pak betul, ini dia dua putri saya yang mengantarkan makanan waktu itu, ada yg bisa kami bantu pak?” Sejenak kami semua sunyi, … sampai kemudian kakek mengambil dua lembar uang lima puluh ribuan dari saku celana pendek-nya yg sdh usang, dan tiba-tiba “ini utk cucu kakek yg baik hati, sukunnya enaaak sekali. Kakek senang sekali ada dua cucuku yg manis-manis ingat sama kakek yg tinggal di rumah sendirian”. Dua lembar uang itu kemudian diberikan kpd kedua putriku, seketika kami terhenyak dan diam. Hanya diam yg kami lakukan dan tentu dg rasa haru. Dua putriku kontan mengucapkan “terima kasih kakek”. Tersenyum dan sambil manggut2 si kakek kemudian berujar “Di malam Natal ini kakek ingin memberi sesuatu, tapi kepada siapa … Kakek sering sendirian di rumah, lalu kakek ingat kalian berdua cucuku yg manis2″.

“Anak kakek dua, laki semua. Kakek di sini sama anak kakek yg bungsu. Anak kakek ini seorang Insinyur, bekerja di perusahaan swasta di sini. Anak kakek ini sibuk sekali kerja teruuuus, gak sempat urusin kakek, jadi kakek se-hari2 sendirian” … “Istri kakek sudah lama mati” … Begitulah awal mula kami saling mengenal.

Sebelum hari itu kami tak pernah saling tegur sapa, hanya Nisa yg kerap kali menyapa kakek. Pd suatu saat si kakek sdg menyiram rumput di rumahnya dan spontan muncul dr mulut Nisa bertanya “kakek kok sendirian sih ? Istri kakek di mana ?”, si kakek seperti disambar geledek berdiri kaku tak menyangka pertanyaan dewasa itu bisa keluar dr mulut Nisa yg msh TK. Sejak itu rupanya kakek jatuh hati pada celotehnya Nisa.

Tak banyak cerita antara kami dan kakek utk beberapa lama, … Kami sibuk sendiri-sendiri … Sampai suatu saat kira-kira setengah tahun kemudian kami mendengar kabar bhw kakek sakit dan sempat dibawa ke UGD. Kami-pun sekeluarga sempatkan tengok beliau. Malam itu kakek berdua dg putra bungsunya. Saat itu kami baru tahu bahwa nama anak bungsu beliau adalah Ferdynand (Ferdy) dan terus terang selama ini kami baru saling jumpa.

Ferdy tergolong pemuda yg sunyi-senyap, sepi … Tak banyak kata yg terucap dr mulut pemuda ini. Seakan aku harus membayar mahal sekali utk setiap kata yg keluar dari mulutnya. Malam itu seakan suara kakek saja yg memenuhi ruangan 3×4 ber AC itu. Hanya sesekali suara Ferdy muncul seperti nada orang bergumam. Seakan tak peduli selang oksigen yg centang perentang di hidungnya, kakek Albert mengoceh terus tak henti2nya bercerita mengenai masa lalunya dan kehidupan keluarganya. “Saya beberapa hari yll jatuh pingsan di kamar, lalu di bawa Ferdy ke UGD, kata dokter jantung saya lemah, saya harus istirahat tdk boleh nyiram tanaman sendiri lagi”. Dari cerita kakek kami baru tahu bahwa perjalanan hidup sang kakek tdk lah begitu membahagiakan, putra pertamanya yg sangat diharapkannya tumbuh tidak seperti yg diinginkannya. Kami mencoba menebak2 apa yg terjadi. Sepertinya didikan yg sangat keras telah terjadi di masa lalu. Keras sekali, sampai2 si putra bungsu nya menyingkir dari ayah tercintanya dan dugaanku ini terjadi setelah sepeninggal sang istri tercinta. Tak jelas rimbanya putra pertamanya ini, bahkan pernikahannya pun tak sepengetahuan sang ayah. “Saya tdk tahu dia tinggal dimana, nikah sama siapa, sdh punya anak berapa, kami tak pernah berhasil menghubunginya” tukas sang kakek sedih. “Terakhir kami dengar kabar dia ada di Surabaya kerja jadi penyelam bayaran”. Sebuah profesi yg tak pernah terbayangkan akan ditempuh oleh putra seorang dokter spesialis penyakit dalam ini.

Puas sang kakek bercerita ttg putra pertamanya, sekarang giliran Ferdy putra satu2nya yg tertinggal dan mjd pengharapan terakhir baginya, pun dianggapnya telah mengecewakan dirinya. Ferdy yg berperangai sepi-senyap itu rupanya sdh cukup bahagia dg predikat “bujang lapuk”. Aku taksir usianya terpaut beberapa tahun saja dg ku yg sdh kawin 15 th yll dan telah beranak 3. “Nggak tahu lagi saya si Ferdy ini, kapan hendak kau menikah … Masak kau tunggu Nisa dewasa … Celakalah Kau …” Tukas kakek dg gaya Medan-nya yg kental.

Hari demi hari, bulan demi bulan berlalu dan kakek pun semakin sering jatuh sakit, bahkan beberapa kali jatuh pingsan di rumah tak ada satu pun yg tahu. Tahu2 kami dengar kabar kakek pulang dr RS dibawa Ferdy.

Rupanya Tuhan-pun tak tahan melihat penderitaan sang Kakek hingga pada suatu hari di pagi buta kami mendengar Ambulance meraung2 di kompleks kami dan beberapa jam kemudian kami dengar kakek telah tiada tanpa sempat kami tetangga sekompleks nya menemaninya di saat2 sekarat.

Sang kakek sunyi telah tiada, meninggalkan dunianya yang sunyi menuju kesunyian abadi di sisi Sang Pencipta, selamat jalan Sang Kakek … “We love you full …” Sent From My HookyBerry®

Isi Pidato Anak Umur 13th Yg Menggetarkan Ruang Sidang PBB

Posted Desember 14, 2009 by nuryadinm
Categories: 1356

Halo, nama saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O.-Enviromental Children Organization.

Kami adalah kelompok dari Kanada yang terdiri dari anak anak berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat perbedaan : Vanessa Sutie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk datang kesini sejauh 6000 mil, untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda,hari ini disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi, saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.

Kehilangan masa depan tidaklah sama kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua genesari yang akan datang.

Saya disini mewakili anak anak yang kelaparan diseluruh dunia yang tangisannya tidak lagi didengar.

Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitatnya.Kami tidak boleh tidak didengar.

Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON.Saya takut bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yang dibawa oleh udara.

Saya sering memancing di vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun lalu kami menemukan bahwa ikannya penuh dengan kanker.Dan kami mendengar bahwa binatang dan tumbuh tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya-hilang selamanya.

Dalam mimpi saya,saya memiliki mimpi melihat kumpulan besar binatang binatang liar,hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu kupu.Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal tersebut masih ada untuk dilihat oleh anak anak saya.

Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah masalah kecil ini ketika anda masih berusia sama seperti saya sekarang.

Semua ini terjadi dihadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya.Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sama seperti saya!.

Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan OZON kita. Anda tidak tahu bagaimana cara mengembalikan ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang binatang yang telah punah. Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan hutan sediakala ditempat yang sekarang hanya berupa padang pasir…

Jika anda tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA.

Disini anda adalah deligasi negara negara anda, pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan, atau politisi, tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki laki dan saudara perempuan, paman dan bibi, dan anda adalah anak dari seseorang.

Saya hanyalah seorang anak kecil namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggota lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air, dan tanah di planet yang sama, perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita menghadapi permasalahan yang sama dan kita harusnya bersatu untuk tujuan yang sama.

Walaupun marah,namun saya tidak buta,dan walaupun takut,saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.

Dinegara saya,kami sangat banyak melakukan penyia-yiakan.Kami membeli sesuatu dan kemudian membuangnya,beli dan kemudian buang. Walaupun begitu tetap saja negara negara diutara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan kita memiliki lebih dari cukup,kita merasa takut untuk kehilangan sebagian dari kekayaan kita,kita takut untuk berbagi.

Dikanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan, dan papan yang berkecukupan.Kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer, dan perlengkapan televisi.

Dua hari lalu dibrasil disini,kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak anak yang hidup jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahu kepada kami : ”aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak anak jalanan makanan, pakaian, obat obatan,tempat tinggal dan cinta dan kasih sayang”.

Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun,bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih serakah?

Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak anak tersebut berusia sama dengan saya,bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar,bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak anak yang hidup di favellas di rio,saya bisa saja menjadi anak anak yang kelaparan disomalia,seorang korban perang timur tengah atau pengemis di india.

Saya hanyalah seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban masalah alam, betapa indah jadinya dunia ini.

Disekolah,bahkan ditaman kanak kanak anda mengajarkan kami untuk berbuat baik,anda mengajarkan kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain. Mencari jalan keluar,membereskan kekacauan yang kami timbulkan.Tidak menyakiti mahluk hidup lain,berbagi dan tidak tamak.

Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?

Jangan lupakan mengapa anda hadir dikonfrensi ini.Mengapa anda melakukan hal ini,kami adalah anak anak anda semua.Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua harusnya dapat memberikan kenyamanan pada anak anak mereka dengan mengatakan ”semua akan baik baik saja,kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan,dan ini bukan akhir segalanya”.

Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada didaftar prioritas anda semua? Ayah selalu berkata: ”kamu akan dikenang dengan perbuatanmu bukan dengan kata katamu”.

Jadi,apa yang anda lakukan membuat saya menangis dimalam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.

Saya menantang ANDA, cobalah mewujudkan kata kata tersebut.

Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.

Sent From My HookyBerry®

Mengembara di Relung Hati

Posted Desember 14, 2009 by nuryadinm
Categories: 1356

Esok adalah hariku dimana gundah akan berganti dg angan, sementara citta ku bergantung dipucuk dahan ingin. Bergelayutan me-lambai2 bertautkan harap, seiring dg bisikan2 gulana yg makin lama makin menyeruak direlung hasrat.

Kini … , niat muliaku yg terbangun di kedinginan malam, telah berselimutkan dg nafsu … hangat terlelap bersandingkan dg pengapnya udara di ruang nurani. Semakin terlelap diiringi dg alunan senandung birahi duniawi yg men-dayu2, dan diterangi dg gemerlap-nya pantulan sinar keangkuhan.

Ruang hati yg mengharu biru bercampur antara bimbang, dahaga dan redup ingin selalu berlari dari keteduhan Illahi menuju ke istana “sang terkutuk” nan molek di kejauhan …

Di sana, tempat sang terkutuk bersemayam melambai2kan tangannya yg berlumuran api, menebar senyum penuh pesona nan mempesonakan. Tak kuasa nurani berlari bimbang mengejar tak berarah, tempat kutuju menjadi tak menentu.

Banten, 10 Des 2009

Sent From My HookyBerry®

Rahasia besar yg hanya diketahui oleh orang2 sukses

Posted Desember 1, 2009 by nuryadinm
Categories: Umum

Kadang2 utk mendapatkan pelajaran hidup kita tdk harus bersusah payah mencarinya, tdk perlu mencari guru orang yg pandai sampai ke ujung dunia, tidak perlu membaca buku setebal bantal, atau bahkan tdk perlu menyisihkan waktu yg sangat berharga kita utk berkumpul dan bercanda tawa dg anak2 dan istri tercinta kita. Tanpa kusengaja hal ini ternyata telah kubuktikan tadi malam.

Nisa, (anakku yg ke-dua) punya hobby nonton film anak2 ber-ulang2 dan ber-ulang2 setiap ada waktu senggang. Satu keping DVD berisi 1 s/d 3 film diputarnya entah sdh berapa puluh kali dia menontonnya, tak peduli betapa seringnya kakak dan ibunya berceloteh menafikkan tingkah anehnya itu. Bahkan sampai dialog2 tertentu dlm film itu dia hafal luar kepala, dasar anak2.

Akupun tak terlalu mengacuhkannya meskipun kadang aku jengkel dg tumpukan DVD yg berserakan dimana2 dan sdh tdk ketahuan lagi bungkusnya yg mana.

Entah kenapa tadi malam saat Raihan si bungsu kujagain menjelang Ibu-nya sholat Isya aku tergelitik ingin menghidupkan DVD player, tadinya hanya iseng pengin supaya menyita perhatian Raihan supaya gak sibuk sendiri kelayapan kemana2. Dan secara acak aku memilih salah satu DVD milik Nisa tanpa kulihat judulnya dan ku pasang lantas aku nyalakan. Sejenak kemudian aku tahu kalau film itu berjudul “Kungfu Panda”.

Sebetulnya aku sdh tahu sejak lama Film itu tapi hanya judulnya saja, krn DVD itu aku beli utk dia kira2 setahun yll. Kucoba tonton sekilas menit demi menit berlalu, aku melihat ada konten yg bagus di dlm nya, bukan cinematography-nya tapi konten, makna, pelajaran, atau pesan yg ingin diangkat oleh film ini. Sekilas aku mendapatkan gambaran ceritanya kira2 begini;

Po (si Panda) yg tinggal bersama pamannya (seekor Angsa) menjalani kehidupan sehari2 dg membantu pamannya membuat mie di restorant. Menurut pamannya mie resep-nya ini sangatlah istimewa. Saking istimewanya bahkan pamannya menyebutkan bhw mie-nya itu dimasak dg racikan bumbu2 rahasia bahkan sangat rahasia. Rahasia itu disimpan kuat2 oleh pamannya bahkan tak pernah diceritakannya kepada Po.

Suatu hari Po merasa bosan menjadi pembuat mie, dan ia sangat terobsesi oleh cita2nya utk menjadi pendekar kungfu (dragon warrior) . Dan pada saatnya tiba dia meninggalkan pamannya utk pergi ke padepokan kungfu di Temple “Valley of Peace” yg dipimpin oleh Master Oogway (seekor kura2), Po bermaksud mengikuti sayembara pemilihan dragon warrior dan bersaing dg the Furious Five (Tigress, Monkey, Mantis, Viper dan Crane) para pendekar kungfu si penjaga Valley of Peace yg di didik oleh Master Shifu (Red Panda). Dragon Warior adalah adalah pemegang tingkatan tertinggi di Temple Valley of Peace dan berhak utk mendapatkan “The Secret of Limitless Power”.

Po dg susah payah hadir di sayembara itu, dan singkat cerita secara tdk sengaja dan sedikit konyol Master Oogway justru memilih Po menjadi Dragon Warrior bukannya salah satu dari the Furious Five (Tigress) yg dlm hal ini sangat memimpikannya. Kontan semua terhenyak atas pilihan Master Oogway dan dianggap ini adalah sebuah kesalahan besar, memilih bukan orang yg tepat, pikir the Furious Five, yg juga didukung oleh gurunya Master Shifu.

Dlm perjalanannya setelah itu Master Shifu dan the Furious Five berusaha kuat utk membuktikan kpd Master Oogway bhw Po adalah pilihan yg salah, dan usaha ini hampir berhasil dg keinginan berhentinya Po mjd Dragon Warrior. Tapi keinginan ini akhirnya kandas setelah Po mendapatkan petuah bijak dr Master Oogway, bhw “utk menjadi berhasil, seseorang hanya perlu meyakininya utk berhasil” dan selebihnya adalah keberhasilan itu sendiri.

Sementara itu dibalik kedamaian Valley of Peace ternyata menyimpan sejarah kelam di masa yll. Diawali dg diambilnya bayi Tai Lung (Leopard Salju) dan diangkat menjadi anak Master Shifu, dan dg-nya, Tai Lung dewasa menjadi pendekar kungfu yg sangat hebat. Namun sayang kehebatan Tai Lung tdk dibarengi dg kelembutan hati, alhasil pendekar Thai Lung tumbuh mjd murid yg ingkar dan anak yg durhaka. Kelakuannya ini mjdkannya gagal mendapatkan predikat Dragon Warrior bahkan membawanya ke penjara.

Ditengah hiruk pikuk yg terjadi di Valley of Peace, tersiar kabar bhw Tai Lung telah lari dr penjara dan sdg menuju Valley of Peace utk menuntut balas serta merebut pusaka Secret of Limitless Power. Mendengar hal itu Master Shifu panik dg melihat kesiapan para muridnya “The Furious Five”, sdgkan Po tdk bisa diandalkan. Kepanikan Master Shifu bertambah ketika di suatu saat Master Oogway menemui ajal dg cara “moksa” (raib), dan berpesan agar Master Shifu berjanji melatih Po sampai Po benar2 siap menghadapi Tai Lung.

Master Shifu tdk tahu harus mulai dr mana melatih Po “si Panda dg perut gendut yg bisanya cuman makan dan bikin mie”. Sampai pd suatu saat Master Shifu punya ide melatih Po dg pancingan makanan, setelah Master Shifu melihat kelakuan Po yg sgt antusias demi melihat makanan di depannya. Ternyata cara ini berhasil dan dlm wkt singkat mengubah Po mjd pendekar kungfu yg hebat. Saat Po dianggap cukup ilmu, dia kemudian mendapatkan anugrah “The Secret of Limitless Power” yakni berupa naskah yg tersimpan didlm mulut patung naga di tengah2 kuil, dan blm pernah dibuka sama sekali dan hanya boleh dibuka oleh pemangku jabatan Dragon Warrior yakni Po. Bahkan Master Shifu tdk tahu apa isinya, dan dia juga sebenarnya ingin tahu apa isi rahasia tersebut. Alkisah Po kmd membuka naskah tsb, tapi Po kaget bercampur kecewa ternyata tdk ada rahasia yg disebut2 itu, bahkan naskah tsb kosong dan hanya memantulkan cermin benda di depannya. Master Shifu kecewa dan kembali dihantui rasa panik atas kedatangan Tai Lung.

Master Shifu kmd memerintahkan utk mengevakuasi Valley of Peace secepatnya dan memutuskan utk menghadapi Tai Lung sendirian demi menebus kesalahannya di masa lalu.

Saat hiruk pikuk evakuasi tsb Po bertemu pamannya dan saat itu krn hopeless, pamannya bercerita kepada Po bhw selama ini rahasia resep masakan mie yg dia ucapkan itu hanyalah bualan, dia sengaja menghembuskan isyu itu supaya masakannya benar2 terasa istimewa, jadi rahasianya adalah “tdk ada rahasia”. Sekitika itu Po sadar akan apa yg dimaksud naskah Secret of Limitless Power itu tidak lain hanyalah sama sebuah bualan belaka utk menanamkan keyakinan di dlm hati para Dragon Warrior. Kini Po mengerti dan telah memahami hakikat ilmu yg dipesankan oleh mendiang Master Oogway yg bijak.

Sementara itu Tai Lung benar2 datang, dan the Furious Five bermaksud mencegatnya sebelum memasuki Valley of Peace. Terjadilah pertempuran yg hebat 1 lawan 5. Tetapi memang Tai Lung adalah pendekar yg hebat, the Furious Five takluk di depan Tai Lung. Maka terjadilah kemudian pertempuran sengit antara Master Shifu dan Tai Lung, dan Master Shifu pun akhirnya tak berdaya di depan Tai Lung, dan Tai Lung hampir membunuhnya. Disaat genting tsb munculah si gendut Po dg sempoyongan dan berdiri menantang Tai Lung utk beradu nyawa. Kontan Tai Lung tdk dpt menahan tawa. Tai Lung pun akhirnya bertarung juga dg Po memperebutkan naskah rahasia “Secret of Limitless Power”. Po berusaha menyadarkan Tai Lung mwngwnai apa maksud dan inti naskah rahasia tsb, tapi Tai Lung tdk dpt mengerti dan tetap berusaha membunuh Po dan merebut naskah rahasia tsb. Dan ternyata di luar dugaan Po dpt mengalahkan Tai Lung dg jurus Wuxi Finger Hold.

Demi melihat Po berhasil mengalahkan Tai Lung the Furious Five akhirnya mengakui kehebatan Po dan mengakuinya sebagai Dragon Warrior.

Demikian ringkasan cerita film ini, dan pesan yg ingin di sampaikan adalah RAHASIANYA ADALAH TDK ADA RAHASIA !!! KITA HANYA BUTUH MEYAKINI SESUATU UTK MENCAPAI SESUATU. Semoga menjadi pencerahan bagi kita semua.

Maafkan aku anakku …

Posted November 1, 2009 by nuryadinm
Categories: Umum

Maafkan aku anakku …

Sebelum kau dilahirkan, Tuhanmu menjanjikan padamu … Saat kau takut, saat kau sedih, saat kau merasa lemah, saat kau khawatir … Tuhanmu akan mengutus malaikat yg bernama “IBU” utk menjagamu …

Maafkan aku anakku …

Saat itu Tuhanmu tdk sempat memberitahumu bhw malaikatmu itu penuh dg kelemahan dan kekurangan … Malaikatmu itu ternyata hanya manusia biasa yg juga lemah sepertimu, yg terkadang lupa, yg terkadang tergoda, yg terkadang tdk punya daya dan upaya …

Maafkan aku anakku …

Dg segala kelemahanku aku telah menerima amanah yg berat ini utk dititipi dirimu dari Tuhanmu. Semula aku menganggap memiliki dirimu adalah hal yg biasa saja, sesuatu yg semestinya terjadi sbg bagian dr keberlangsungan generasi … Tapi ternyata dirimu adalah makhluk yg luar biasa, bukan hanya secara biologis, tapi juga fisiologis dan bahkan metafisis … Begitu cerdasnya akal dan mental mu melahap hakikat kehidupan, aku tak siap membekalimu dg baik anakku … Shg terkadang engkau mencari sendiri hakikat kehidupan melalui alam2 virtual yg lbh byk menyesatkan ketimbang mencerahkan …

Maafkan aku anakku …
Dari IBU …

Malaysia Melecehkan Lagu Kebangsaan Kita, Benarkah??? (reposting dr artikel saya di Kompasiana)

Posted Agustus 30, 2009 by nuryadinm
Categories: Umum

Tags: , ,

Melihat pemberitaan2 media kita akhir-akhir ini, saya terus terang merasa “trenyuh” dan sedih, inilah mungkin salah satu efek jelek dari kebebasan media. Demi mengangkat rating, media terlihat begitu sembrono mengangkat materi pemberitaan. Menurut saya media tidak seharusnya mengangkat berita yang bersumber dari blog dan forum di internet dan kemudian mengangkat itu sebagai isyu Nasional. Bahkan kemudian men-generalisir pendapat pribadi di blog dan forum internet itu sebagai pendapat mayoritas, ini adalah suatu kesembronoan.

Maafkan saya jika saya salah menilai, sebelum berita “pelecehan lagu Indonesia Raya” di publish, entah sdh berapa waktu yang lalu saya sdh melihat sebelumnya postingan2 sejenis, dan jujur sebetulnya postingan dari para netter Indonesia juga tidak kalah pedas dan tidak kalah menghina, tapi kenapa pemerintah Malaysia tidak marah ? Saya kira kita harus mulai dewasa berpikir dan mendudukan setiap permasalahan pada proporsi yang seimbang, di sinilah sebetulnya peran Media di tuntut, bukannya menambah asupan2 ke publik yang bersifat provokatif.

Untungnya media di Malaysia tidak mendapatkan kebebasan sebagaimana di Indonesia, tetapi kalau kita tidak mensikapi kebebasan pers di Indonesia ini dengan bijak, maka bukan keberkahan yang kita dapatkan bahkan bisa menjadi malapetaka bagi kita sendiri. Apa jadinya apabila media di Malaysia juga menanggapinya dengan hal serupa, dengan dibumbui provokasi2 tertentu. Tidak terbayangkan ….

Kemajuan teknologi saat ini sungguh sangat tidak terbendung dan telah mengubah perilaku sosial secara massal. Adalah sebuah kemustahilan di era sekarang ini jika kita melarang seseorang untuk memposting tentang hal apapun di internet. Mungkin bisa saja domain ybs dibekukan tetapi domain2 di luar negeri dijual bebas bahkan gratis. Disinilah kembali Media kita ditantang untuk mengarahkan opini ke arah yang konstruktif dan seimbang.

Maaf jika salah penilaian, salam …

puisi pertama-ku

Posted Agustus 1, 2009 by nuryadinm
Categories: Umum

Malamku telah berselimutkan lelap, Demi esok hariku yg hendak bermandikan peluh, Berkuasanya nasib diri digulung paksa, Tempatku berlari berujung ketiadaan.

“Mottainai”, akar budaya dan filsafat pemikiran kuno Jepang yg hampir terlupakan.

Posted Agustus 1, 2009 by nuryadinm
Categories: Umum

Mungkin sdh ke sekian kalinya aku posting di internet, tapi biarlah karena aku pengin lbh byk orang tahu mengenai hal ini. Kata  “mottainai” sdh sangat akrab di telinga orang2 jepang terutama generasi tuanya, mereka sering mengucapkan kata ini ketika ingin mengungkapkan rasa penyesalan terhadap suatu kejadian atau aktifitas yg bersifat pemborosan, pe-mubadziran, kesia-siaan, dll hal yg serupa itu. “Mottainai” sejatinya bukan hanya sekedar sebuah kata, tetapi lbh cenderung menjadi sebuah filosofi kehidupan, sebuah akar budaya yg  sengaja dipelihara turun temurun, dan alhasil di sadari atau tidak, ini memberikan kontribusi yg tidak kecil terhadap kemajuan negeri sakura ini. Meskipun demikian tidak dipungkiri dg derasnya arus modernisasi, filosafi dan akar budaya ini pun sedikit demi sedikit tergerus dan hampir terlupakan.

Contoh kongkrit budaya bangsa Jepang dlm hal perlawanan thd “mottainai” adalah sbb.

Orang Jepang menganggap kebiasaan ini sungguh jelek apabila kita tidak menghabiskan makanan yg telah kita ambil. Masing-masing butir dari beras adalah produk dari tenaga kerja petani, suatu buah karya yg penuh cinta dan kerja keras. Itulah sebabnya mereka harus dengan penuh terima kasih memakan semangkuk nasi sampai butir yang terakhir. Ini adalah semangat mottainai dari Jepang.

Jika mereka makan ikan dan daging, mereka beranggapan bhw mereka telah melibatkan kehidupan makhluk lain agar tetap bertahan hidup. Maka, kita harus tidak menyia-nyiakan kehidupan makhluk lain, yg telah rela mengorbankan hidupnya demi keberlangsungan hidup manusia. Karena itu sejak zaman lampau, bangsa Jepang sudah memasak dan memakan ikan secara keseluruhan. Kepala, tulang-tulang, kulit dan isi perut adalah semua yang harus dimakan. Akar budaya seperti ini sampai hari ini masih bertahan hanya di desa-desa nelayan kecil.

Dewasa ini, 60 persen dari sampah yang terbuang di Jepang terdiri atas pembungkus. Dahulu mereka menggunakan “furoshiki”, yakni sepotong kain yang berbentuk bujur sangkar, dapat membungkus dengan variasi yang tak terbatas. Kita dapat menggunakan nya sebagai kantong ataupun ransel – itu tergantung kepada imajinasi kita bagaimana kita menggunakan nya. Ini lebih ekologis dan mudah dibentuk dibanding menggunakan kertas atau tas plastik.

Osagari – ini adalah padanan dalam bahasa Jepang dari kata “hands-me-down.” Saat ini  konsep tsb hampir punah. Dahulu bermula dari keadaan di mana pakaian milik kakak perempuan itu diturunkan ke adik perempuan. Ini bukan hanya berkenaan dengan hal “penghematan” ; tetapi adalah suatu cerminan kebiasaan dari kita untuk menggunakan kembali (reuse) barang2 yg msh bermanfaat. Tetapi kebiasaan ini kini hampir dilupakan.
Payung-payung saat ini di Jepang jarang diperbaiki karena terbuat dr bahan yang tersedia dengan mudah dan murah. Pada periode Edo, ada pengrajin yang  mengkhususkan di dalam memperbaiki barang-barang  yang rusak termasuk payung dan barang2 tembikar. Tetapi di dalam masyarakat konsumen kita yang modern, teknik-teknik perbaikan tradisional seperti tengah sekarat dan hilang tidak dihargai. Ini sebenarnya mottainai.

Kimono – pakaian tradisional Jepang – adalah pakaian yang dapat di daur ulang. Begitu sudah tidak dipakai, maka barang tersebut akan diwariskan sampai ke beberapa generasi berikutnya . Kimono menjadi benda yg sangat berharga, karena dapat diturunkan ke beberapa generasi berikutnya. Kemeja Hawai Aloha mempunyai asal muasal dari Kimono. Ketika sebagian orang Jepang bermigrasi ke Hawaii sekitar 80 tahun yang lalu, mereka menjahit kembali Kimono ke dalam sehelai kemeja yg gaya untuk menyesuaikan iklim setempat.

Dahulu di Jepang setiap anak sekolah mempunyai alat pemegang pensil yang sudah pendek, hal ini memungkinkan kita untuk menggunakan pensil sampai benar-benar habis. Hal ini mengajar kita untuk tidak menyia-nyiakan sesuatu.

Di Jepang ada kebiasaan yang hampir hilang yakni menerima dan menuangkan minuman untuk orang lain, yang disebut “oshaku”. Jika ini dilakukan dg atasan kita hal ini akan memunculkan suatu kesadaran dari mottainai, karena penerimaan kita adalah sesuatu yang diberikan secara sukarela.

Toilet-toilet di Jepang dapat membilas dengan cara dua arah. Satu menggunakan lebih sedikit air – untuk pertimbangan tertentu – sehingga air tidak disia-siakan. Kenapa kamar kecil di seluruh dunia tidak mempunyai fungsi rangkap seperti ini?

Kamar tamu di Jepang biasanya mempunyai jendela menghadap ke Selatan yang besar shg ketika kita membaca buku atau surat kabar, atau barangkali menulis surat, kita dpt  memanfaatkan jendela itu utk penerangan. Jika ini dilakukan oleh orang seluruh dunia, bayangkan brp ton bahan bakar dpt dihemat?

Tetapi sebagaimana bangsa2 lain diberbagai belahan dunia, bangsa Jepang saat ini juga menghadapi permasalahan akibat semakin hilangnya semangat mottainai itu antara lain :

Bangsa Jepang menggunakan 25 milyar chopsticks yang dibuang dalam satu tahun. Sekitar 96 persennya diimport dari Negeri China. Dengan jumlah yang sama dari kayu potong yang dibutuhkan untuk membuat chopsticks tersebut, maka kita bisa membangun 17,000 unit perumahan dengan ukuran rata-rata.

Di rumah2 makan Jepang sejumlah besar makanan terbuang-buang setiap hari. Kedai 24 jam menyingkirkan kotak-kotak makan siang (bento) dan produk-produk makanan kadaluarsa tiga atau empat kali satu hari. Satu toko rata-rata membuang rata 13 kg dari makanan yang tak terjual setiap hari, dan di sana tdp 40.000 toko di Jepang. Hal ini membuat 520 ton makanan dibuang setiap hari. Bagaimana mungkin kita bisa membenarkan mottainai macam ini ketika setiap hari ada 17.000 orang mati disebabkan kelaparan di seluruh dunia?

Hal2 lain di dalam kehidupan kita yg dapat dianggap mottainai adalah seperti contoh berikut:

Jika anda mampu berbicara tiga bahasa dengan fasih tetapi tidak bisa mendapatkan pekerjaan menggunakan ketrampilan-ketrampilan anda tersebut, maka itu dapat dianggap suatu pemborosan talenta. Mottainai juga diterapkan tidak hanya kepada object tetapi juga kepada kemampuan-kemampuan orang.

Setiap tahun $80 milyar diperlukan untuk mengamankan anak-anak dengan makanan atau minuman bergizi dasar di negara-negara berkembang. Tetapi sebaliknya, jumlah uang yang dihabiskan untuk belanja militer di seluruh dunia adalah 10 kali jumlah itu. Tidakkah ini adalah mottainai?

Dan yg terakhir silahkan anda cari sendiri hal2 mottainai apa saja yg terjadi di negeri kita tercinta ini? -Salam-.

syurgaku – pak tua daun singkong

Posted Juli 4, 2009 by nuryadinm
Categories: Umum

hari ini, setelah penantianku beberapa minggu akhirnya datang juga, “pak tua daun singkong”. meskipun sudah lama aku mengenalnya tapi aku tidak tahu namanya, yg kutahu cuman beberapa hal, renta, miskin, kumuh dan tdk bisa berbahasa Indonesia. konon kata satpam kompleks-ku rumahnya disebalik gunung belakang kompleks. “busyet ternyata jauh benar” nggak kebayang capek-nya jalan menyusuri sawah dan batu terjal ber-kilo2meter hanya utk sekedar menjajakan beberapa ikat daun singkong yg harganya tak lebih dari 10rb semuanya. kadang2 kulihat dia bawa ubi-ketela yg kalau direbus kenyal2 (“ngganyong” kata orang jawa), kadang2 bawa kacang tanah mentah yg kalau direbus keras digigit, tapi bagiku tak apalah kadang2 istriku beli juga.

aku dengar dr istriku kalau bpk ini sering maksa2 spy jualannya dibeli, bahkan di tetangga sebelah sampai berani masuk ke dapur buka2 isi lemari. “menjengkelkan” kata istriku menirukan omongan tetanggaku. istriku pun sebenarnya ikut jengkel juga dg bpk ini. aku mencoba meredakan kejengkelan istriku dg bilang bahwa itu dia jalani karena terpaksa kalau tdk begitu jualannya gak laku, dan kadang2 aku terpikir bpk ini pasti pernah perutnya hanya terisi daun singkong dagangannya selama beberapa hari krn tdk laku. menyedihkan sekali …

sejak pertama aku mengenal bpk itu tidak tahu kenapa aku punya pandangan lain dg istriku, bahkan aku pernah sempatkan tanya ke istriku “kok pak daun singkong lama gak keliatan ma?” aku khawatir jangan2 dia mati kelaparan, atau jatuh di jurang saat mau turun dr lereng gunung, atau dimakan harimau??? (waaakss!!!). yg kutakutkan jika dia mati karena kelaparan, aku pasti turut berdosa,… pasti!!! dan Alloh pasti marah besar kpd kami sekompleks.

bulan lalu saat aku menghadiri dzikir bersama di salah satu pesantren milik ustadz pembimbing haji-ku, penceramah yg diundang dari jakarta waktu itu benar2 menyentuh nurani, salah satu yg dikatakannya adalah jalan syurga bagi masing2 orang berbeda2, contoh kalau seorang pedagang jalan syurganya adalah “kejujuran”, seorang pemimpin jalan syurganya adalah “adil”, orang kaya jalan syurganya adalah “sedekah”, ustadz jalan syurganya adalah “ikhlas” dll. jadi apabila orang miskin tdk bersedekah itu sdh sewajarnya krn dia akan menjadi jalan syurga bagi orang2 yg mampu. nah mungkin dari sinilah pak tua daun singkong ini dikirim oleh Alloh ke kompleksku spy menjadi jalan syurga bagi kami penghuni kompleks yg menyadarinya, semoga amiin …

Nisa pentas drama di sekolah

Posted Juni 20, 2009 by nuryadinm
Categories: Umum

hari ini nisa pentas drama di sekolah, lucu sekali tingkahnya. bangga dia bukan main atas keberaniannya. memang si krucil ini agak beda dg mbakyu nya yg agak pemalu, lihat saja ketika si Salma kutanya, “kok mbak Salma gak ikut pentas sich?”, dia cuman jawab “gak”, “kenapa?” kataku, “ya nggak aja”